Ciri orang punya trauma sering kali
tidak disadari sekitar. Padahal kondisi tersebut harus segera ditangani sebelum
berdampak lebih parah.
Dikutip dari buku Kesehatan Mental
(2024:56), trauma merupakan respons emosional terhadap suatu kejadian
mengerikan. Misalnya, bencana alam, kecelakaan, atau pelecehan yang pernah
dialami.
Orang yang memiliki trauma cenderung
menunjukkan ciri-ciri tertentu. Apa saja?
1. Individualis.
Seseorang yang memiliki trauma cenderung
bersikap individualis dibandingkan bergantung pada orang lain. Bahkan mereka
menolak untuk bersosialisasi dan lebih nyaman menyendiri.
2. Reaksi Berlebihan.
Terjadinya trauma dapat menyebabkan
reaksi tubuh berlebihan ketika terjadi stres. Contohnya produksi keringat
berlebih, peningkatan detak jantung, hingga gangguan pencernaan.
3. Gangguan Tidur.
Kualitas tidur seseorang yang menyimpan
trauma umumnya terganggu. Mereka bisa mengalami berbagai gangguan tidur,
misalnya kerap terbangun, insomnia, sampai mimpi buruk yang terus berulang.
4. Sulit Mengendalikan Emosi.
Ciri orang punya trauma berikutnya
adalah merasa sulit mengendalikan emosi. Hal ini dapat terjadi jika trauma
dibiarkan terlalu lama dan tidak dikelola dengan baik.
Kesulitan dalam mengendalikan emosi
dapat menyebabkan amarah meledak terhadap seseorang saat ada masalah hingga
menyakiti orang sekitar.
5. Menghindari Sesuatu.
Trauma terjadi akibat suatu kejadian
yang menyakitkan. Inilah mengapa orang yang memiliki trauma cenderung
menghindari suatu tempat maupun orang tertentu.
Sikap menghindar tersebut muncul secara
alami sebagai usaha perlindungan diri sendiri.
6. Merasa Bersalah.
Tak jarang trauma menyebabkan seseorang
terus merasa bersalah akan suatu kejadian. Bahkan tak jarang mereka merasa
bahwa diri merekalah penyebab dari apa yang sudah terjadi.
Jika tidak segera diatasi, perasaan bersalah
tersebut bisa mempengaruhi kesehatan mental hingga menurunkan harga diri.
7. Susah Memiliki Hubungan Sehat.
Salah satu ciri umum dari trauma adalah
kehilangan kepercayaan dan rasa aman kepada orang lain. Apabila kondisi ini
tidak ditangani dengan baik, pemilik trauma cenderung kesusahan menjalin
hubungan yang sehat.
Dalam sebuah hubungan asmara, orang
dengan trauma cenderung memiliki rasa cemburu berlebihan yang memunculkan sikap
posesif.
*****
https://web.facebook.com/share/p/1B47kgaYKS/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar